Legenda Hantu Flying Dutchman

Jenishantudunia.com – Bagi Anda yang sering melihat pertunjukan Spongebob Squarepants, mereka tidak asing dengan nama Flying Dutchman. Ya, hantu kapten bajak laut hijau yang menyiksa lautan. Sejarah tidak hanya menghasilkan animasi. Mitos tentang terbang Belanda benar-benar ada dan telah menjadi misteri sampai sekarang.

Flying Dutchman adalah opera romantis karya Richard Wagner. Tulisan Richard Wagner mengisahkan mitos Flying Dutchman, kapal dagang abad ke-17 yang dikutuk secara kekal karena keputusan kaptennya yang nekat berlayar ke lautan yang berbahaya dan bergejolak.

Kapal hantu itu berlayar di lautan tanpa pernah mencapai pantai. Legenda dimulai pada 1641 ketika Kapten Hedrick van der Decken kembali ke Amsterdam setelah perjalanan ke Hindia Belanda.

Dia dikirim oleh Perusahaan India Timur Belanda untuk membawa sutra, pewarna, dan rempah-rempah kembali ke Belanda. Seperti banyak kapal dagang lainnya, kapal ini dihadapkan pada bahaya berlayar di sekitar Tanjung Harapan.

Tanjung Harapan adalah tempat paling berbahaya bagi kapal yang berlayar melewatinya. Tak terhitung lagi jumlah kapal yang tenggelam di sana. Menurut legenda, badai dimulai ketika van der Decken dan krunya berusaha mengitari tanjung itu.

Para kru dengan putus asa memohon kapten mereka untuk tidak berlayar ke perairan yang berbahaya, tetapi dia menolak. Dia bertekad untuk menghadapi badai. Ketika ombak besar menabrak kapal, van der Decken menyalakan pipanya dan menghisapnya.

Ada yang bilang dia sudah gila, yang lain menyebut dia mabuk. Apa pun yang menyebabkan kapten berlayar ke arah bahaya itu tidak diketahui, tetapi ia tetap keras kepala bahkan ketika anak buahnya memberontak.

Kapten menewaskan pemimpin pemberontak dan melemparkannya ke laut, dan dia bersumpah dia akan berlayar di sekitar Tanjung bahkan jika itu membawanya “sampai Kiamat”.

Legenda lebih lanjut mengatakan van der Decken berteriak dan bersumpah dia akan tetap di sana sampai hari penghakiman, menyegel nasib kapalnya.

Kapal dan awaknya dikutuk untuk berlayar sampai hari kiamat, tidak pernah bisa pulang atau mencapai pantai. Kisah Flying Dutchman telah menginspirasi kepercayaan takhyul di kalangan pelaut sejak itu.

Baca juga : Legenda Hantu Bloody Marry

Dikatakan Flying Dutchman berlayar di seluruh dunia, menyebabkan kapal-kapal lain tersesat, menyebabkan mereka menabrak batu-batu atau terumbu yang tersembunyi.

Legenda itu juga mengatakan jika kamu melihat badai yang dahsyat di Tanjung, kamu mungkin melihat kapal hantu itu. Namun jika sampai melihat kapal Flying Dutchman berarti kematian sudah menjemputmu. Berbagai pengalaman pelaut tentang kapal hantu ini telah muncul dalam berbagai versi.

Satu cerita paling dikenal pernah ungkapkan Pangeran George, calon Raja George V dari Inggris. Di masa mudanya sang pangeran menghabiskan tiga tahun perjalanan, bersama dengan kakak lelakinya, Pangeran Albert Victor, Raja Edward VIII masa depan.

Log kapal kerajaan melaporkan penampakan Flying Dutchman pada 11 Juli 1881. Terjadi di Selat Bass, lepas pantai Australia antara Melbourne dan Tasmania. Log menggambarkan kapal hantu yang muncul dalam cahaya merah menyala yang tidak biasa.

Ketika kapal kerajaan mendekati kapal itu, tidak ada jejak ke arah manapun meskipun itu adalah malam yang cerah dan laut yang tenang.