Syarat Wisatawan Asing untuk Memasuki Wilayah Bali

Syarat Wisatawan Asing untuk Memasuki Wilayah Bali

Syarat Wisatawan Asing untuk Memasuki Wilayah Bali – Bali memang menjadi salah satu target wisata bagi para wisatawan asing, pada masa pandemi ini bagi anda yang merupakan wisatawan asing, terdapat beberapa syarat yang harus anda penuhi untuk memasuki wilayah Bali.

Seperti yang disampaikan pemerintah, Bandara Ngurah Rai, Bali, sudah bisa menerima penerbangan internasional. Hal ini kembali memunculkan harapan bagi para pelaku wisata.

Namun, untuk para wisatawan asing (wisman) yang ingin berkunjung ke Bali harus memenuhi syarat-syarat yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Kebijakan pembukaan pintu masuk itu diatur oleh Instruksi Kementerian Dalam Negeri Nomor 47 Tahun 2021. Dalam instruksi tersebut disebutkan bahwa wisman bisa masuk selama memenuhi ketentuan yang sudah ditetapkan, mulai dari karantina, tes, dan kesiapan satuan tugas.  Dalam Surat Edaran Menteri Perhubungan (SE Menhub) Nomor 74 Tahun 2021 juga dijelaskan syarat-syarat apa saja yang harus dipenuhi wisman jika ingin masuk ke focusbookmarks Indonesia.

Misalnya seperti harus sudah divaksinasi COVID-19 secara lengkap, wajib untuk menunjukkan sertifikat vaksin berupa digital maupun fisik, dan yang terpenting bisa mematuhi protokol kesehatan.
Jangan lupa juga para wisman diwajibkan untuk melakukan karantina selama delapan hari setelah mereka sampai, dan biaya akomodasi karantina ditanggung sendiri.

Tentunya tes PCR masih berlaku untuk pemeriksaan kesehatan sesampainya di Indonesia. Sehingga, wisman diwajibkan menyertakan hasil tes PCR yang dilakukan paling lama dalam kurun waktu 3×24 jam sebelum melakukan perjalanan. Saat ini pintu masuk penumpang internasional hanya Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) Tangerang – Jakarta dan Bandara Internasional Sam Ratulangi (MDC) Manado.

Berdasarkan keterangan dari situs imigrasi.go.id Warga Negara Asing yang boleh masuk ke Indonesia melalui kedua bandara tersebut harus memenuhi persyaratan berikut:
  •  Warga Negara Indonesia
  • Orang Asing pemegang Visa yang sah dan masih berlaku
  • Orang Asing pemegang Izin Tinggal dan Izin Masuk Kembali yang sah dan masih berlaku
  • Awak alat angkut
  • Orang Asing dengan tujuan kesehatan atau kemanusiaan
Berikut adalah syarat-syarat masuk ke Bali untuk wisatawan dalam negeri dan wisatawan luar negeri. Selain wajib memenuhi syarat yang berlaku, penting untuk kita selalu menjaga diri sendiri dengan cara menerapkan protokol kesehatan 5M yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Bersama-sama menerapkan protokol kesehatan kita dapat menjaga diri sendiri dan juga mencegah penularan virus kepada orang-orang terdekat.

Jenis Hantu di India

Jenis Hantu di India

Jenis Hantu di India – Seperti yang kita ketahui bahwa di dunia ini pasti kita hidup beriringan dengan yang namanya hantu. Meski hantu tidak bisa kita lihat secara mata telanjang, namun setiap kita pasti bisa merasakan energi keberadaan hantu tersebut. India merupakan salah satu negara terbesar di Asia. Negara yang mendunia lewat industri Bollywood ini merupakan negara dengan jumlah penduduk terbanyak kedua di dunia. Populasinya mencapai lebih dari satu miliar jiwa.

Banyak juga kisah-kisah mistis yang ada di negara India, salah satunya tentang jenis hantunya.

 

Nishir Dak

Nishir Dak berarti panggilan dalam kegelapan. Hantu ini digambarkan sebagai makhluk gaib yang berwujud seperti manusia. Tidak banyak yang tahu tentang wujud asli hantu ini, karena siapa pun yang melihat wujud asli hantu ini maka tidak akan selamat.

Nishir Dak dipercaya sebagai roh yang tidak mendapatkan ritual yang layak saat proses penguburannya. Maka dari itu arwahnya tidak tenang dan berusaha untuk balas dendam kepada orang lain. Hantu ini menarik perhatian korbannya dengan cara memanggil korbannya dengan suara yang serupa dengan orang terdekat si korban. Lalu mengarahkan korbannya ke tempat sepi dan gelap dan kemudian Nishir Dak mengambil nyawa korbannya.

 

Muhnochwa

Muhnochwa diartikan sebagai makhluk penggaruk wajah. Hantu ini digambarkan sebagai sosok serangga yang sangat besar dan suka mencakar wajah para korbannya. Pada awal tahun 2000-an, makhluk ini meneror masyarakat di kota Kanpur, India.

Konon, makhluk ini akan mengeluarkan cahaya atau hijau sebelum akhirnya mencakar korbannya dan kemudian menghilang. Sebelum mencakar wajah korbannya, Muhnochwa akan menyengat korbannya dengan aliran listrik dari tubuhnya terlebih dahulu.

Baca Juga : Tempat Paling Angker di Pulau Jawa

Naale Ba

Pada tahun 1990-an, warga yang tinggal di kota-kota di daerah Banglore, India pernah dihebohkan dengan berita terdapatnya seseorang penyihir perempuan yang bahagia mendatangi rumah masyarakat di kala malam hari. Tetapi tidak cuma hanya mengetuk pintu buat bertamu, konon di kala penyihir ini tiba maka itu merupakan tanda-tanda hidup seseorang hendak berakhir.

Konon siapa pun yang membuka pintu saat di ketuk oleh Naale Ba. Dalam kurun waktu 24 jam setelah itu ia hendak mati. Kehadiran Naale Ba konon sangat susah ditebak sebab di kala mengetuk pintu dia hendak memanggil dengan suara lirih seperti suara seseorang perempuan tua. Sebab itu banyak orang yang membuka pintu sebab menyangka Bunda mereka tiba buat berkunjung.

Itulah beberapa kisah urban legend soal jenis hantu asal India. Kisah- kisah ini bila kita amati nyaris sama dengan cerita urban legend pada biasanya, cuma saja sebab perbandingan posisi serta budaya yang terdapat, hingga cerita urban ini terasa sedikit berbeda serta sebagian apalagi tidak mengerikan.